Warung Pak Man termasuk warung paling ramai di Kampung Sumber Rejeki. Mulai dari anak sekolah, petani, hingga bapak-bapak yang gemar ngopi sering berkumpul di sana.
Namun daya tarik warung tersebut bukan hanya kopi dan gorengannya. Ada seekor kucing oren bernama Oyen yang hampir setiap hari menjaga warung dari pagi hingga malam.
Awalnya Oyen hanyalah kucing liar yang sering mencari makan di sekitar warung. Karena kasihan, Pak Man sering memberinya sisa ikan dan nasi.
Lama-kelamaan Oyen merasa warung itu miliknya sendiri.
Jika Anda belum membaca kumpulan cerpen lucu kampung, kisah Oyen ini tidak kalah seru dibanding Jojo si Burung Beo Tukang Gosip Kampung maupun Mbeki Sang Penyiar Kampung.
![]() |
| Kucing oren duduk di depan warung kopi kampung |
Satpam Tidak Resmi
Setiap pagi sebelum warung buka, Oyen sudah lebih dulu datang.
Ia biasanya duduk di depan pintu sambil memperhatikan siapa saja yang datang.
Anehnya, Oyen sangat ramah kepada pelanggan tetap.
Namun kepada orang yang baru pertama kali datang, ia selalu menatap tajam seolah sedang melakukan pemeriksaan identitas.
Karena itulah warga mulai menjulukinya Satpam Warung.
Pelanggan yang Diperiksa
Suatu siang datang seorang pemuda dari desa sebelah.
Ia baru saja turun dari sepeda motor dan hendak membeli minuman dingin.
Belum sempat masuk, Oyen berdiri tepat di depan pintu.
Kucing itu menatap pemuda tersebut tanpa berkedip.
Pemuda itu langsung berhenti.
"Pak, kucingnya galak ya?"
Pak Man tertawa.
"Tenang saja. Itu cuma prosedur pemeriksaan tamu baru."
Seluruh pelanggan langsung tertawa mendengar jawaban tersebut.
Pencuri Kerupuk
Suatu sore terjadi kejadian yang membuat nama Oyen semakin terkenal.
Seekor tikus masuk ke dalam warung dan mulai menggigiti bungkus kerupuk yang tergantung di rak.
Beberapa pelanggan melihatnya.
Namun sebelum ada yang bergerak, Oyen langsung melompat.
Dalam hitungan detik tikus tersebut kabur keluar warung.
Warga yang melihat kejadian itu langsung bertepuk tangan.
"Naik gaji itu satpam!" teriak salah seorang pelanggan.
Oyen hanya mengeong pelan sambil kembali tidur di depan warung.
Bonus Makan Gratis
Sejak saat itu Pak Man semakin sayang kepada Oyen.
Setiap sore ia selalu mendapat jatah ikan pindang atau kepala ikan hasil masakan dapur.
Bahkan pelanggan yang datang sering membawa makanan khusus untuknya.
Akibatnya tubuh Oyen semakin gemuk dari hari ke hari.
Seorang pelanggan pernah bercanda:
"Kalau terus begini, Oyen bukan satpam lagi. Tapi direktur warung."
Warung kembali dipenuhi gelak tawa.
Akhir Cerita
Hingga sekarang Oyen masih menjadi penghuni setia Warung Pak Man.
Banyak pelanggan yang sengaja mampir bukan hanya untuk membeli kopi, tetapi juga untuk melihat tingkah lucu sang satpam oren.
Selain membaca cerita lucu ini, Anda juga bisa menikmati humor kampung, tebak-tebakan lucu, serta pantun lucu menghibur yang tersedia di Guyon.web.id.
Kesimpulan
Kadang-kadang hewan peliharaan sederhana bisa menjadi bagian penting dalam kehidupan sebuah kampung. Seperti Oyen, kucing oren yang tanpa sengaja menjadi satpam paling terkenal di Warung Pak Man.

Posting Komentar untuk "Oyen Jadi Satpam Warung Pak Man"